Banner utama

Flayer Informasi
Foto 1
Foto 1
Foto 2
items



Kirim

Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, Dinkes Mimika Gelar Workshop 7 Dimensi Lansia Tangguh 2026


TIMIKA, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika resmi menggelar Workshop 7 Dimensi Lansia Tangguh bagi tenaga kesehatan dan kader tingkat kabupaten Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika pada Selasa (26/5/2026) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia (lansia) di wilayah Mimika agar tetap berdaya dan produktif di tengah penurunan fungsi fisik.

Workshop strategis ini menghadirkan para pemateri ahli yang kompeten di bidangnya, mulai dari Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), Dinas Sosial, hingga praktisi medis dari rumah sakit setempat. Agenda ini diikuti dengan antusias oleh 97 peserta, yang terdiri dari penanggung jawab program lansia dari 26 Puskesmas serta kader-kader lansia di wilayah Kabupaten Mimika.

Fokus pada Dampak Nyata, Bukan Sekadar Statistik

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, dr. Sisma HL, SST., Bd., M.Keb., menegaskan bahwa orientasi utama dari program ini bukanlah sekadar mengejar target capaian atau angka statistik semata. Jauh lebih penting dari itu adalah output atau dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat lansia.

"Harapannya itu bukan sekadar angka, bukan sekadar cakupan lansia kita meningkat atau tidak melulu tentang angka. Tetapi bagaimana supaya lansia ini produktif dari segi fisiknya, kemudian dari segi spiritualnya, dari segi intelektualnya, sosial, ekonomi—nah, itu bisa tetap minimal untuk dirinya sendiri," ujar dr. Sisma di sela-sela kegiatan, Selasa (26/5).


Pendekatan Holistik Melalui 7 Dimensi

Dr. Sisma tidak menampik bahwa fase lansia secara alamiah diikuti dengan penurunan berbagai fungsi tubuh, terutama dari aspek fisik. Namun, melalui pendekatan konsep 7 Dimensi Lansia Tangguh, keterbatasan tersebut diharapkan tidak menjadi penghalang bagi generasi senior untuk tetap aktif dan mandiri.

Adapun 7 dimensi yang menjadi pilar pembekalan dalam workshop ini meliputi Dimensi Spiritual, Dimensi Intelektual, Dimensi Fisik, Dimensi Emosional, Dimensi Sosial Kemasyarakatan, Dimensi Profesional Vokasional dan Dimensi Lingkungan.

Melalui sinergi erat antara penanggung jawab program di 26 Puskesmas dan para kader, Dinkes Mimika berkomitmen memastikan para lansia mendapatkan pendampingan yang tepat guna di lingkungan tempat tinggal mereka.

"Walaupun dari kegiatan ini adalah bagaimana supaya lansia ini nanti bisa produktif. Kan lansia itu sudah terjadi penurunan fungsi-fungsi tubuh ya, jadi dari segi fisiknya sudah menurun. Itu mereka bisa lebih produktif, tetap produktif, minimal untuk dirinya sendiri dan bisa berbagi ke sesama lansia seperti itu," lanjut dr. Sisma.

Dampak Positif Terhadap Psikologis Lansia

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta, khususnya para kader lansia. Dr. Sisma menyebutkan bahwa ruang edukasi seperti ini memberikan dampak psikologis yang sangat baik. Melalui perhatian ini, para lansia merasa keberadaan dan kontribusi mereka tetap diakui oleh pemerintah serta masyarakat.

"Senang dengan ada kegiatan ini, artinya mereka bisa ikut merasa dirinya juga tetap dihargai, keberadaannya tetap diakui, seperti itu," pungkasnya.

Melalui kemitraan dan pembekalan terstruktur ini, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem yang ramah lansia. Langkah ini diharapkan mampu membawa generasi senior di Mimika tidak hanya berumur panjang, melainkan juga menjalani masa tua dengan bahagia, sehat, dan bermartabat.

Iklan

Info Dinkes Mimika