Banner utama

Flayer Informasi
Foto 1
Foto 1
Foto 2
items



Kirim

Dinkes Mimika Gelar Sosialisasi Medical Check Up (MCU) Dukung Optimalisasi Usia Produktif



TIMIKA – Dalam upaya memperkuat derajat kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Medical Check Up (MCU) bagi kelompok usia produktif tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, di Hotel Grand Tembaga, Lantai 3 ini, dihadiri oleh total 100 peserta dari berbagai fasilitas kesehatan dan jajaran internal Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, S.IP, MM.Kes, menekankan peran krusial kelompok usia produktif sebagai modal utama dalam pembangunan bangsa dan daerah. Menurutnya, kesehatan yang optimal sangat bergantung pada kesadaran individu untuk melakukan deteksi dini.

"Banyak penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan gangguan metabolik lainnya sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga sering terlambat terdeteksi," ujar Godfried Maturbongs dalam arahannya. Oleh karena itu, Medical Check Up menjadi langkah strategis agar tindakan pencegahan serta pengobatan dapat dilakukan sedini mungkin.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, yang mencakup:

· Jajaran Struktural Dinas Kesehatan: Meliputi Kepala Bidang (Kesehatan Lanjutan, Farmasi dan Alkes, Kesehatan Masyarakat, P2, serta SDK) sebanyak 4 orang, serta 5 Kepala Seksi yang membidangi urusan teknis seperti imunisasi, layanan primer, dan kesehatan tradisional.

· Penanggung Jawab Program: Sebanyak 10 orang yang bertanggung jawab atas berbagai program kesehatan esensial, mulai dari program TB, Kusta, PTM, Jiwa, HIV, Malaria, Promosi Kesehatan, Hepatitis, Surveilans, hingga Frambusia.

· Perwakilan Puskesmas: Melibatkan Kepala Puskesmas beserta Tim MCU dari 10 BLUD Puskesmas di wilayah Kabupaten Mimika, yakni Puskesmas Timika, Timika Jaya, Pasar Sentral, Wania, Karang Senang, Kwamki, Limau Asri, Bhintuka, Mapurujaya, dan Ayuka, dengan total perwakilan mencapai 70 orang.

· Staf Dinas Kesehatan: Sebanyak 10 orang staf turut serta dalam agenda ini.

Seluruh peserta yang hadir diwajibkan membawa Surat Perintah Tugas yang telah ditandatangani oleh Kepala Puskesmas masing-masing sebagai bagian dari administrasi kegiatan.

Melalui sosialisasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika berharap para peserta tidak hanya memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, tetapi juga mampu menjadi agen informasi yang edukatif bagi keluarga dan masyarakat di lingkungan kerja masing-masing. Kegiatan ini secara resmi dibuka dengan harapan agar seluruh materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat memberikan wawasan luas demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Mimika secara menyeluruh.


Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM) Dinkes Mimika, Feika Rande Ratu, menjelaskan bahwa program ini berbeda dari Medical Check-Up (MCU) standar karena menawarkan paket layanan yang jauh lebih komprehensif.

"Program MCU Pusat Produktif ini mencakup pemeriksaan mendalam mulai dari toraks, abdomen, mata, hingga fungsi jantung. Kami menerapkan sistem rujukan terpadu antara Puskesmas dan RSUD untuk memastikan seluruh tahapan pemeriksaan berjalan optimal," ujar Feika Rande Ratu.

Sasaran Selektif dan Alur Pelayanan Program ini menargetkan 1.731 peserta dengan kriteria yang telah ditentukan. Prioritas diberikan kepada pelajar Papua yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, kader kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota Paskibra tahun 2026, serta individu yang memerlukan penanganan lanjutan hasil dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Mengenai mekanisme pelayanan, Feika menegaskan bahwa masyarakat tidak dapat langsung menuju RSUD. Calon peserta wajib mengikuti alur yang telah ditetapkan:

1. Pemeriksaan Awal: Peserta mendatangi salah satu dari 10 Puskesmas di wilayah kota.

2. Surat Pengantar: Setelah pemeriksaan awal, Puskesmas akan mengeluarkan surat rujukan.

3. Pemeriksaan Lanjutan: Peserta membawa surat pengantar ke RSUD untuk menjalani MCU lengkap.

Peluncuran Serentak 1 Juli Program ini akan mulai beroperasi secara serentak di 10 Puskesmas wilayah kota pada 1 Juli mendatang. Dengan nilai paket layanan sebesar Rp1,5 juta per orang, inisiatif ini diharapkan menjadi langkah preventif yang signifikan bagi kesehatan masyarakat di Mimika.

Pihak Dinkes Mimika saat ini tengah melakukan verifikasi data calon peserta dan memastikan kesiapan seluruh Puskesmas dalam menerbitkan surat pengantar guna kelancaran pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Iklan

Info Dinkes Mimika