Banner utama

Flayer Informasi
Foto 1
Foto 1
Foto 2
items



Kirim

Dinkes Mimika Gelar Screening Terpadu di Distrik Mimika Timur, Deteksi Dini Jadi Kunci Pengendalian Penyakit


TIMIKA – Bidang Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika bekerja sama dengan Puskesmas Mapurujaya sukses menggelar kegiatan Screening Terpadu di Distrik Mimika Timur. Aksi jemput bola yang berlangsung sejak 11 Juni hingga hari ini (22/6/2026) ini menyasar titik-titik strategis, mulai dari Pelabuhan Poumako, Kampung Kaugapu, Kampung Hiripau, hingga wilayah Kompi A.

Kegiatan ini merupakan upaya proaktif pemerintah daerah dalam mendeteksi secara dini berbagai jenis penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular, guna meminimalisir dampak risiko kesehatan di tengah masyarakat.

Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Linus Dumatubun, menekankan bahwa cakupan pemeriksaan yang komprehensif menjadi fokus utama tim kesehatan di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, kami melakukan pemeriksaan menyeluruh yang mencakup HIV, Sifilis, TBC, malaria, frambusia, kusta, hepatitis, hingga pemeriksaan penyakit tidak menular. Deteksi dini sangat krusial agar penanganan medis dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Linus.
Hasil Temuan di Lapangan

Berdasarkan data yang dihimpun pada hari terakhir pelaksanaan screening, antusiasme masyarakat untuk memeriksakan diri cukup tinggi. Berikut adalah ringkasan hasil pemeriksaan tim medis:

Malaria: Sebanyak 286 warga menjalani pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan 13 kasus malaria tropika, 4 kasus malaria mix, dan 3 kasus malaria tersiana.

HIV dan Sifilis: Dari 226 orang yang menjalani tes, ditemukan 3 orang terkonfirmasi positif sifilis, sementara untuk kasus HIV tidak ditemukan.


TBC, Kusta, dan Frambusia: Melibatkan 286 peserta, ditemukan 2 orang yang menunjukkan gejala TBC. Keduanya akan segera menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Penyakit Tidak Menular (PTM): Sebanyak 61 warga melakukan Deteksi Dini Risiko (DDR), sementara 60 warga lainnya mendapatkan layanan pemeriksaan asam urat dan kolesterol.
Perkuat Strategi Promotif dan Preventif

Linus Dumatubun menjelaskan bahwa rangkaian screening terpadu ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Dinas Kesehatan Mimika untuk memperkuat sistem pengendalian penyakit dengan mengedepankan pendekatan promotif dan preventif.

Dengan turun langsung ke wilayah-wilayah, masyarakat yang sebelumnya mungkin enggan atau kesulitan mengakses fasilitas kesehatan, kini dapat memperoleh layanan pemeriksaan dengan lebih mudah.

“Kami sangat berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala semakin meningkat. Penyakit yang terdeteksi sejak dini akan jauh lebih mudah dan efektif untuk ditangani. Kami akan terus berkomitmen untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas,” tutup Linus.

Dinas Kesehatan Mimika mengimbau kepada warga yang hasil pemeriksaannya memerlukan tindak lanjut agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat guna memperoleh pengobatan yang tepat sesuai dengan prosedur medis yang berlaku.

Iklan

Info Dinkes Mimika