items



Kirim

Komitmen Zero Tolerance: Pemkab Mimika dan Forkopimda Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana


MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan sikap tidak ada kompromi (zero tolerance) terhadap segala bentuk tindak pidana di wilayahnya. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat menghadiri pemusnahan barang bukti tindak pidana di Kantor Kejaksaan Negeri Mimika, Mile 32, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung transparan ini menjadi bukti nyata sinergi kolektif antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menegakkan supremasi hukum secara tegas, jujur, dan tuntas di Tanah Mimika.

Pesan Kuat Melawan Kejahatan

Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kejaksaan Negeri, TNI-Polri, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mimika atas dedikasi mereka menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Pemusnahan hari ini mengirimkan pesan yang sangat kuat: Tidak ada tempat bagi kejahatan di Kabupaten Mimika,” tegas Johannes Rettob secara lugas.

Lebih dari sekadar agenda seremonial, kegiatan ini merupakan dimensi edukasi publik mengenai bahaya laten peredaran gelap narkoba, minuman keras (miras) ilegal, serta tindakan destruktif lainnya seperti vandalisme. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan representasi dari ancaman nyata terhadap stabilitas sosial dan masa depan generasi muda.

Kolaborasi Kesehatan dan Penegakan Hukum

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika turut memberikan dukungan penuh dalam agenda ini. Hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Dinkes Mimika, Dr. Sisma HL, S.ST., Bd., M.Keb, menyatakan bahwa kesehatan masyarakat sangat bergantung pada lingkungan yang bersih dari peredaran obat-obatan terlarang.

“Kesehatan dan penegakan hukum harus berjalan beriringan untuk melindungi generasi masa depan pemuda dan pemudi Kabupaten Mimika,” pungkas Dr. Sisma.


Ajakan Transformasi Masyarakat

Menyadari penegakan hukum memerlukan dukungan publik, Bupati Rettob mengajak seluruh warga Mimika untuk bertransformasi menjadi agen perubahan dan tidak bersikap apatis terhadap potensi pelanggaran hukum di lingkungan sekitar.
Lapor Segera: Warga diminta tidak ragu melaporkan aktivitas terkait narkoba, miras ilegal, maupun vandalisme kepada pihak berwajib.
Peran Aktif: Partisipasi masyarakat adalah langkah awal dalam menyelamatkan daerah dari degradasi moral dan kriminalitas.

Sinergi Lintas Sektor

Acara ditutup dengan harapan besar agar Kabupaten Mimika tumbuh menjadi daerah yang maju secara ekonomi, sekaligus aman, damai, dan bermartabat. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi menciptakan fondasi masa depan Mimika yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan Forkopimda Mimika, Kepala BNN Mimika, serta sejumlah tokoh masyarakat yang menyaksikan langsung proses pemusnahan barang bukti sebagai bentuk pertanggungjawaban hukum kepada publik.

Iklan

Info Dinkes Mimika