TIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan resmi membuka Pertemuan dan Lomba Kader Posyandu Bidang Kesehatan Kabupaten Mimika Tahun 2026, Jumat (11/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memberikan apresiasi terhadap dedikasi kader sekaligus memperkuat peran posyandu dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer bagi seluruh siklus hidup masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Timika tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Lanjutan, Kefarmasian, dan Alat Kesehatan Dinkes Mimika Farida. Dalam arahannya, Godfried menegaskan bahwa posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi memiliki peran yang lebih luas dalam menjangkau kebutuhan kesehatan masyarakat dari berbagai kelompok usia.
“Transformasi Layanan Primer menempatkan posyandu sebagai salah satu wadah pelayanan kesehatan yang menjangkau seluruh siklus hidup. Kader posyandu tidak hanya melayani di hari buka, tetapi juga harus menguasai 25 keterampilan dasar, melaksanakan kunjungan rumah, menyampaikan edukasi, serta melakukan pencatatan, pelaporan, dan rujukan,” ujar Farida.
Perkuat Kompetensi dan Kinerja Kader
Pertemuan dan lomba kader posyandu ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika dalam meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan konsistensi kader sebagai penggerak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan tersebut selaras dengan agenda nasional Kementerian Kesehatan Tahun 2026 melalui Apresiasi Kader dan Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi. Ajang ini diharapkan dapat mendorong kesinambungan pembinaan, meningkatkan motivasi kader, serta mengembangkan praktik-praktik baik atau best practices yang dapat diterapkan di berbagai wilayah.
Di tingkat Kabupaten Mimika, kegiatan ini tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja Sub Kegiatan Peningkatan Upaya Promosi Kesehatan, Advokasi, Kemitraan, dan Pemberdayaan Masyarakat Tahun Anggaran 2026.
Dinas Kesehatan Mimika memastikan proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan terstandar sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui mekanisme tersebut, kader berprestasi diharapkan mampu menjadi representasi Kabupaten Mimika dalam tahapan seleksi berjenjang berikutnya.
Dorong Pelayanan Kesehatan Sepanjang Siklus Hidup
Penyelenggaraan lomba ini tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga sarana evaluasi dan pembelajaran bersama bagi para kader posyandu. Kader didorong untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan edukasi kesehatan, melakukan kunjungan rumah, mendukung pencatatan dan pelaporan, serta mengoptimalkan rujukan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan lebih lanjut.
Penguatan peran kader juga diharapkan dapat mempererat koordinasi antara posyandu, puskesmas, pemerintah daerah, dan tim pembina posyandu lintas sektor. Kolaborasi ini penting untuk memastikan pelayanan kesehatan primer berjalan secara rutin, teratur, dan menjangkau masyarakat hingga tingkat kampung.
Libatkan Lintas Sektor dan Puluhan Kader
Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 100 peserta lintas sektor. Hadir dalam kegiatan itu jajaran TP-PKK Kabupaten Mimika, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Adat (DPMKA), pejabat eselon III dan IV Dinas Kesehatan, para kepala puskesmas dalam kota, serta mitra pembangunan Wahana Visi Indonesia (WVI) Project Pasti Papua dan Tim CGPP WVI.
Antusiasme juga ditunjukkan oleh puluhan kader posyandu dari berbagai wilayah kerja puskesmas, di antaranya Puskesmas Timika, Timika Jaya, Karang Senang, Wania, Bhintuka, Limau Asri, Pasar Sentral, Kwamki Narama, Ayuka, hingga Mapurujaya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika berharap kader posyandu semakin termotivasi untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Penguatan sinergi antara kader, puskesmas, pemerintah daerah, serta mitra strategis menjadi langkah penting dalam mewujudkan layanan kesehatan primer yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Mimika.

